Webinar Perpustakaan "Rabu Muter Kampus" Putaran 3 Etape 6: UPT Perpustakaan Unesa dan PSDKU Kampus 5 UNESA Pacu Mahasiswa Tembus PKM
MAGETAN,
23 September 2026
–Dalam gelaran Webinar Perpustakaan "Rabu Muter Kampus" Putaran 3
Etape 6, UPT Perpustakaan Unesa bersama PSDKU Kampus 5 Magetan
berkolaborasi mengusung misi besar: "Literasi Kuat, Proposal
Hebat".
Webinar
yang disiarkan secara daring ini dipandu oleh Ibu Rina Juni Rianty, S.Sos.,
M.IP. dari UPT Perpustakaan Universitas Negeri Surabaya, webinar ini tidak
sekadar menjadi ajang sosialisasi rutin, melainkan salah satu Upaya untuk membimbing
mahasiswa agar mampu melahirkan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)
berbobot tinggi, sekaligus mengoptimalkan ekosistem literasi digital Unesa
bernilai miliaran rupiah.
Bukan
Cuma Berburu Judul: Peka Masalah Adalah Fondasi Utama PKM
Membuka
rangkaian kegiatan mewakili Direktur PSDKU Kampus 5 Universitas Negeri Surabaya
Ibu Prof. Dr. Sarmini, M.Hum., Koordinator Program Studi S1 Pendidikan
Bahasa dan Sastra Indonesia, Bapak Dr. Ricky Nasrullah, M.Hum.,
menekankan pentingnya pergeseran pola pikir mahasiswa dalam menyusun proposal
PKM.
"Jangan
memulai PKM dari keinginan untuk membuat proposal saja, tapi mari kita mulai
dari keinginan untuk memahami sebuah persoalan," puji dan pesan tegas Dr.
Ricky Nasrullah.
Menurutnya,
kesalahan umum mahasiswa adalah terlalu fokus berburu ide atau judul yang
terlihat bombastis. Padahal, kunci utama proposal PKM yang lolos dan kokoh
secara akademik berawal dari kepekaan melihat realitas masalah di sekitar,
memvalidasi data pendukung, menelaah riset terdahulu, serta menemukan celah
atau research gap yang solutif. Di era kelimpahan informasi digital,
mahasiswa dituntut kritis dalam menguji keabsahan referensi agar tak terjebak
pada gagasan yang sekadar menarik di permukaan.
Bedah
Strategi PKM 2026: Pahami 10 Tema Belmawa & Hindari 'Salah Kamar'
Sebagai
narasumber utama penyusunan proposal, Ibu Ika Febrianawati, M.Pd. (Dosen
PGSD PSDKU Kampus 5 Unesa), mengupas tuntas peta jalan PKM berbasis 10 Tema
Prioritas Direktorat Belmawa Dikti. Tema-tema tersebut mencakup kemandirian
pangan, energi, dan air; kesehatan dan gizi masyarakat; pencegahan korupsi;
pemberantasan kemiskinan; penanggulangan narkoba; penguatan pendidikan sains
& teknologi; kesetaraan gender & disabilitas; pelestarian lingkungan
& mitigasi bencana; pemerataan ekonomi/UMKM/IKN; hingga pelestarian seni
budaya & ekonomi kreatif.
Ika
menggarisbawahi beberapa jebakan fatal yang kerap membuat proposal mahasiswa
gugur di awal, khususnya fenomena "salah kamar" atau salah
memilih skema:
- PKM
Pengabdian Masyarakat (PM) vs Penerapan IPTEK (PI): PKM-PM wajib bermitra dengan
kelompok non-profit, sedangkan kelompok usaha/berprofit (seperti petani,
pedagang, UMKM) wajib masuk skema PKM-PI.
- Jebakan
PKM Kewirausahaan (K):
Mahasiswa sangat disarankan menghindari produk makanan, minuman, dan
kosmetik. Pasalnya, proses perizinan edar resmi sering kali memakan waktu
panjang melebihi durasi pelaksanaan PKM (3–4 bulan).
- Kesesuaian
Bidang Ilmu (Linieritas):
Skema riset (RE/RSH), Karsa Cipta (KC), Karya Inovatif (KI), dan PI
menuntut linieritas disiplin ilmu ketua tim dan dosen pendamping.
Transformasi
Perpustakaan: Menyulap Gudang Buku Jadi 'Strategic Service Node'
Dalam
paparan resminya, Kepala UPT Perpustakaan Unesa, Prof. Suroto, M.A., Ph.D.,
menegaskan bahwa Unesa tengah meruntuhkan paradigma lama perpustakaan sebagai
"gudang penyimpanan buku pasif". Berdasarkan Surat Edaran Rektor No.
B/41128/UN38.I/TU.00.02/2026, Ruang Baca di Universitas Negeri Surabaya
termasuk Baca Kampus 5 Magetan saat ini difungsikan
sebagai strategic service node pusat pembelajaran, diskusi, dan
akselerasi riset akademik.
Unesa
tidak main-main dalam memfasilitasi kebutuhan literasi civitas akademika.
Universitas telah menginvestasikan banyak sekali anggaran untuk membangun
ekosistem digital global, yang mencakup:
- E-Book
Unesa 1:
Akses lebih dari 12.000 judul buku digital langsung dari smartphone.
- IOPAC
& Digilib Unesa:
Katalog cerdas terpusat serta repositori karya ilmiah lulusan Unesa.
- Akses
Jurnal Internasional via Remote XS: Kemudahan menembus database jurnal bereputasi
dunia seperti ScienceDirect, Emerald, hingga Cambridge
dari mana saja.
Guna
memastikan aset literasi senilai miliaran rupiah ini termanfaatkan optimal,
Prof. Suroto memaparkan target kinerja akademis per November 2026:
- Target
Kunjungan Mahasiswa:
Mencapai 400% kunjungan per mahasiswa aktif (PSDKU Kampus 5 Magetan
ditargetkan meraih 10.332 kunjungan, di mana per 23 September 2026
telah mencatat 1.769 kunjungan atau 17,1%).
- Review
Buku Rujukan Mata Kuliah:
Kampus 5 Magetan saat ini menempati peringkat 4 se-Unesa dengan 124
mahasiswa (26,7%) dari target 465 mahasiswa yang menyelesaikan ulasan buku
rujukan.
Selain
itu, seluruh mahasiswa baru S1 diwajibkan mengikuti Orientasi Perpustakaan
90 Menit secara online dan mengunggah sertifikatnya ke sistem SIPENA
sebagai jejak rekam akademik. Melalui sinergi kuat antara pimpinan kampus, UPT
Perpustakaan, dosen pendamping (Ibu Putri Rahmatul Istiana, S.Tr.M., M.Sc.),
serta pengelola ruang baca (Bapak Yoga Firdausi, S.H.), PSDKU Kampus 5 Magetan
optimistis mampu melahirkan proposal-proposal PKM unggulan hingga menembus
Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas).
Bagi civitas akademika atau masyarakat umum yang tidak sempat mengikuti jalannya kegiatan secara langsung, siaran ulang dapat diakses melalui kanal YouTube resmi UPT Perpustakaan UNESA
Share It On: