Perpus Muter Kampus Putaran 3 Etape 4 Dorong Penguatan Literasi di FEB UNESA
Surabaya
– Perpustakaan terus bergerak mengikuti perubahan kebutuhan sivitas akademika.
Kehadiran perpustakaan kini tidak lagi sebatas tempat mencari buku, tetapi juga
menjadi ruang belajar, bertukar gagasan, dan mendukung lahirnya karya ilmiah.
Semangat tersebut terasa dalam Perpus Muter Kampus Putaran 3 Etape 4 yang hadir
bersama sivitas akademika Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UNESA.
Kegiatan
berlangsung secara daring dan dipandu oleh Tusiana Skriptin, A.Md. dari UPT
Perpustakaan UNESA. Acara kemudian dibuka oleh Dr. H. Moch. Khoirul Anwar,
S.Ag., MEI., Wakil Dekan Bidang I FEB UNESA. Di tengah kesibukan aktivitas
akademik di FEB, kehadiran pimpinan fakultas menjadi bentuk dukungan terhadap
penguatan peran perpustakaan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa kebiasaan
mahasiswa memanfaatkan perpustakaan telah mengalami perubahan. Perpustakaan
tidak hanya menjadi tempat mencari buku, tetapi juga ruang yang dapat
dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas akademik secara lebih optimal.
Sesi
berikutnya diisi oleh Yan Putra Timur, S.M., M.SEI. dengan tema “Tips dan Trik
Penulisan Artikel Ilmiah”. Salah satu poin yang ditekankan adalah perbedaan
mendasar antara skripsi dan jurnal ilmiah. Skripsi lebih menitikberatkan pada
kemampuan mahasiswa melakukan penelitian, sedangkan jurnal membawa tujuan yang
lebih luas, yaitu menunjukkan kontribusi penulis terhadap pengembangan
pengetahuan yang dapat dibaca dan dimanfaatkan oleh khalayak. Perbedaan tujuan
tersebut menjadi hal penting yang perlu dipahami mahasiswa ketika mulai
mengubah hasil penelitian menjadi artikel ilmiah.
Penguatan
literasi kemudian dilanjutkan melalui paparan Prof. Drs. Suroto, M.A., Ph.D.,
Kepala UPT Perpustakaan UNESA, yang menyampaikan sejumlah strategi pengembangan
ekosistem literasi di FEB. Salah satu gagasan yang ditekankan adalah menjadikan
Ruang Baca Fakultas sebagai Strategic Service Node, atau simpul layanan
strategis yang mampu menggerakkan aktivitas literasi di lingkungan fakultas.
FEB
sendiri mencatat 15.068 kunjungan dari 9.443 mahasiswa aktif atau 159,6 persen,
sekaligus menempatkannya sebagai peringkat pertama kunjungan ruang baca
se-UNESA. Namun, tingginya angka kunjungan tersebut perlu diikuti dengan
aktivitas literasi yang lebih produktif. Salah satunya melalui program review
buku, yang saat ini baru melibatkan 20 mahasiswa atau 0,2 persen dan berada
pada peringkat keenam.
Dalam
paparannya, Prof. Suroto juga mengajak sivitas akademika mengoptimalkan
ekosistem digital perpustakaan. Berbagai layanan seperti IOPAC untuk
penelusuran katalog, Digilib untuk mengetahui posisi buku, VMSUL untuk merekam
kunjungan, serta Kubuku dan RemoteXS untuk mengakses sumber elektronik dapat
dimanfaatkan secara terintegrasi sebagai bagian dari proses pembelajaran dan
penelitian.
Untuk
memperluas keterlibatan mahasiswa dalam program review buku, UPT Perpustakaan
menargetkan 12.000 mahasiswa UNESA dapat berpartisipasi. Salah satu langkah
yang didorong adalah keterlibatan dosen pengampu dengan menetapkan minimal tiga
buku rujukan wajib dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memilih
serta mereview salah satunya. Hasil review selanjutnya dapat diunggah melalui
tautan UPT Perpustakaan dan diperkuat dengan kunjungan langsung ke ruang baca.
Melalui
Perpus Muter Kampus, UPT Perpustakaan UNESA terus membangun sinergi
dengan fakultas untuk menghadirkan budaya literasi yang lebih hidup dan
bermakna. Perpustakaan tidak hanya menjadi tempat menemukan sumber referensi,
tetapi juga ruang untuk membaca, berdiskusi, mengembangkan gagasan, dan
menghasilkan karya ilmiah. Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan
perpustakaan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem akademik yang
semakin kuat di lingkungan FEB UNESA.
Bagi
sivitas akademika yang belum berkesempatan mengikuti kegiatan secara langsung, materi
dan rekaman Webinar Perpus Muter Kampus Putaran 3 Etape 4 dapat disaksikan
kembali melalui kanal YouTube UPT Perpustakaan UNESA. Kehadiran rekaman ini
diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi sivitas akademika
untuk menyimak kembali berbagai wawasan yang telah dibagikan dan
mengoptimalkannya dalam mendukung kegiatan pembelajaran, penelitian, maupun
penulisan karya ilmiah.
📺 YouTube UPT Perpustakaan UNESA:
Share It On: